Ditengah Jalannya RDPU, Perwakilan Perusahaan Asyik Tidur

POHUWATO, Suasana Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Gedung DPRD Pohuwato yang membahas nasib masyarakat penambang tradisional mendadak diwarnai ketegangan etika.
Hal ini terjadi setelah salah satu perwakilan perusahaan Merdeka Gold Cooper tertangkap kamera tengah asyik tertidur lelap saat perwakilan warga dan aktivis menyampaikan aspirasi mereka, Senin (06/07/2026).
RDPU krusial ini diinisiasi oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LABRAK, serta dihadiri langsung oleh jajaran Anggota DPRD Pohuwato, perwakilan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Gorontalo, serta puluhan perwakilan penambang lokal.
Rapat ini digelar guna mencari jalan keluar atas konflik ruang kelola lahan pertambangan rakyat serta evaluasi legalitas perizinan di wilayah Bumi Panua.
Sikap abai yang ditunjukkan oleh utusan korporasi tersebut langsung memicu kecaman keras dari Anak Cucu Penambang Rakyat Pohuwato, Yopi Y. Latif.,C.ILJ.
Dirinya menilai tindakan tidur di tengah jalannya rapat formal bukan sekedar masalah kantuk biasa, melainkan cerminan dari rendahnya empati dan komitmen perusahaan terhadap nasib masyarakat lokal.
“Kami datang kesini (Gedung DPRD) membawa jeritan hati para penambang tradisional yang ruang hidupnya terancam,” ujar Yopi
Ia juga sangat menyanyangkan, sikap tersebut tidak menunjukkan seperti seorang terpelajar.
“Sangat miris melihat utusan perusahaan yang seharusnya mendengar dan memberi solusi, justru asyik tidur seolah-olah persoalan kami ini urusan sepele,”tandasnya,(red).



